SSH kependekan dari Secure Shell yang diciptakan untuk perintah eksekusi jarak jauh menggunakan baris perintah. Dengan aplikasi ini kita bisa melakukan remote ke perangkat lain dengan menggunakan antarmuka baris perintah dan melakukan koneksi aman karena sudah terenskripsi.

Sebenarnya Secure Shell sendiri merupakan pengembangan dari Telnet hanya saja telnet sendiri sudah tidak dipakai kembali karena koneksi yang terjadi tidak melalui protokol yang aman atau tidak terenskripsi. 

Kenapa kita tidak menggunakan aplikasi remote desktop seperti Anydesk atau TeamViewer saja untuk melakukan remote koneksi ke perangkat lain? Hal ini dikarenakan, terkadang server atau komputer pelayanan data tidak membutuhkan tampilan grafis (GUI : Graphical User Interface) yang menghabiskan sumber daya perangkat itu sendiri. Bahkan acap kali memang komputer-komputer server atau penyedia data ini bahkan tidak memiliki monitor sama sekali karena tidak penting memang tampilan data tersebut dimunculkan. Lantas bagaimana kita melakukan koneksi ke perangkat seperti ini?

Secure Shell inilah jawabannya. Program kecil ini dapat diinstall di komputer server / penyedia data sehingga pemilik atau administrator yang sah dapat melakukan manajemen aplikasi dan service yang terinstall serta melakukan manajemen data dan pengguna.

Sayangnya, melakukan koneksi komputer melalui protokol Secure Shell tidak sesederarhana ketika melakukan remote melalui aplikasi remote desktop seperti teamviewer atau anydesk. Bagi yang pertama kali menggunakan pasti akan menemui beberapa masalah yang terjadi seperti :

Connection Refused

Connection Refused terjadi biasanya karena komputer tujuan tidak menginstall SSH Server. Sebab mekanisme koneksi yang terjadi melalui protokol SSH adalah SSH Client koneksi ke SSH Server.  Jadi solusinya adalah, silakan pasang SSH Server di komputer tujuan agar masalah connection refused ini terpecahkan.

ssh localhost
ssh: connect to host localhost port 22: Connection refused


Cara Install SSH di Windows

Install SSH di Windows mudah, masuk ke Settings

Setting Windows 10

Pilih Apps > Optional Features

Pilih Optional Features

Pilih Add a feature

Add a feature

Ketik OpenSSH Server lalu klik Install

Setelah terinstal, pastikan OpenSSH Server sudah muncul di bagian Installed features

Installed features OpenSSH Server

Cara Install SSH di Ubuntu

Bagi pengguna Linux atau pencinta Ubuntu, mungkin juga akan mengalami masalah yang sama yaitu akan muncul error seperti berikut :

~$ ssh [email protected]
~$ ssh: connect to host 192.168.209.129 port 22: Connection refused

dan untuk mengatasinya pun mudah, kita cukup install SSH Server di ubuntu atau linux kita. 

~$ sudo apt-get install openssh-server
~$ sudo systemctl enable ssh

Kemudian kita Cek Service SSH Server di ubuntu jika muncul tulisan active (running) maka SSH Server sudah berjalan, perintah seperti berikut ini : 

~$ sudo systemctl enable ssh

Cek Services Status SSH Server


Mari Kita Coba SSH (Secure Shell)

Sudah diinstal SSH Server-nya? Masa kita “nggak nyoba”? Sayang dong, untuk mencoba SSH kita bisa gunakan Windows atau Ubuntu.  Mari kita lihat gambar di bawah ini :

Kita pasang target, targetnya adalah koneksi SSH ke komputer kita sendiri. Emang bisa? Cobain aja dulu, ketik di Windows atau Ubuntu seperti ini :

ssh localhost

nanti akan diminta mengetikkan password. Tampilan SSH Server yang berhasilkan akan tampil seperti gambar di bawah ini :

Tampilan Koneksi SSH yang jalan di linux atau ubuntu

Yap. Seperti itulah caranya untuk mengatasi error SSH Connection Refused. Error ini terjadi karena SSH Client tidak menerima tanggapan dari SSH Server sehingga muncul koneksi di tolak atau refused. Mudah-mudahan tulisan ini membantu. 

Categories: Uncategorized

0 Comments

Beri Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: