Codec merupakan software yang membantu Sistem Operasi berbasis Windows untuk memutarkan file-file multimedia secara langsung. Jadi tidak perlu memasang Multimedia Player apapun, cukup menggunakan Player bawaan seperti Windows Media Player.

Lantas, kenapa saya tidak menyebutkan Movies & TV pada Windows 10 juga didukung oleh Codec? Sebab sistem pemutaran multimedia oleh aplikasi Movies & TV tidak mengizinkan codec pihak ketiga / luar untuk bekerja. Sehingga efeknya adalah, diinstal Codec ataupun tidak, hasilnya sama saja. Jadi kesimpulannya adalah, Movies & TV sengaja mengunci aplikasinya agar tidak menggunakan codec lain.

Aplikasi codec tidak mampu digunakan di Movies & TV sebab aplikasi Movie & TV masih tertutup untuk tidak menggunakan codec lain selain miliknya sendiri.

Movies & TV tidak bisa menggunakan codec tambahan yang terpasang secara terpisah. Mudah-mudahan Movies & TV dapat menjalankan codec lain sehingga vide-video masa kini yang berfomat khusus dapat diputar tanpa ada hambatan.

Kembali kemasalah Codec, kenapa saya lebih suka pakai Codec ketimbang Player khusus yang sudah satu paket dengan codec didalamnya? Ada dua alasannya :

  1. Codec lebih Fleksibel dibanding Player. Sudah menjadi rahasia umum bahwa ketika kita menggunakan salah satu player untuk memutar video, maka selamanya kita akan selalu butuh player tersebut untuk memutar video dengan jenis file yang sama. Masalah akan muncul ketika player tersebut sewaktu-waktu crash dan kita tidak bisa memutar file multimedia yang dimaksud.
  2. Codec tidak hanya dibutuhkan untuk memutar video ataupun lagu, tapi terkadang dibutuhkan saat bermain game. Dan codec yang pertama kali dijalankan adalah codec yang sudah terpasang pada sistem operasi Windows sehingga lebih menghemat memory dan menambah kecepatan akses.

Lantas, apa Codec yang disarankan untuk dipasang di Komputer berbasis Windows? Menurut saya ada 2 Windows Media Feature Pack dan Advanced Codec Pack. Keduanya adalah solusi yang saat ini masih sangat bagus untuk menangani codec yang dibutuhkan oleh Sistem Operasi Windows. Saya sendiri menggunakan Advanced Codec Pack, untuk Windows Media Feature Pack sedang saya coba.

Kkenapa saya sendiri lebih menganjurkan Anda menggunakan Advanced Shark Codec adalah karena Advanced Shark Codec tidak bersifat merusak bila dibandingkan K-lite Codec Pack. Mengenai hal ini, saya sudah pernah jelaskan pada artikel sebelumnya. Namun saya yakin akan banyak pro dan kontra, tetapi saya lebih berpendapat bahwa aplikasi Advanced Shark Codec adalah aplikasi yang sedikit lebih pintar karena mampu memilih codec apa saja yang perlu di install. Sehingga codec yang telah tersedia di Sistem Operasi Windows tidak terhapus saat instalasi Advanced Shark Codec, itu menurut saya cerdas.

Selain itu, untuk meminimalisir kesalahan, Advanced Shark Codec juga menyediakan fitur Shark007 SUGGESTED Settings. Fitur ini bisa dibilang Artificial Intelligence-nya Advanced Shark Codec, sebab fitur ini secara otomatis menyesuaikan pengaturan codec dengan API (DirectX atau Open GL), merek dan model VGA (Nvidia atau AMD/ATI), serta pengaturan sistem untuk menangani tugas grafis dan audio visual. Sehingga tidak ada lagi salah pengaturan, video atau game tersendat setelah memasang Advanced Shark Codec ini.

Fitur-fitur menarik lainnya adalah adanya forum Shark007 yang sangat aktif di halaman websitenya sehingga dari forum ini terlahir berbagai update yang sangat responsif. Dalam 1 minggunya, sang pencipta Advanced Shark Codec mampu menelurkan update hingga 3 kali. Sungguh sangat luar biasa demi menjawab segala bug dan permintaan para user yang begitu aktif.

Itulah pengalaman singkat saya menggunakan aplikasi codec alternatif yaitu Advanced Shark Codec. Aplikasi ini sangat terbebas dari malware termasuk Adware. Karenanya, tidak ada penawaran menginstal aplikasi lain dalam tahapan instalasinya. Sekian informasinya, salam senyum 🙂

Categories: Multimedia

0 Comments

Beri Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: